• noreply@kash-vc.com

  • 031- 87855714

  • Point : 0

Harga Properti Secondary di Kota Besar Jawa Timur Turun Hungga 30%

  • Jul 07, 2020

Secondary

 

Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Timur, Rudy Sutanto mengatakan, sekarang ini konsumen membeli properti secondary sesuai kebutuhan.

"Pertimbangan konsumen sekarang lebih dalam atau detil dari sisi harga, lokasi dan aksesibilitas dari properti tersebut. Itulah perilaku yang sekarang ditunjukkan oleh konsumen saat harga properti secondary turun sampai 30 persen,” kata principal Java Property ini kepada Beritasatu.com di Surabaya, Jumat (19/6/2020) malam.

Menurut Rudy, merebaknya pandemi virus corona atau Covid-19 berdampak yang berdampak merosotnya harga properti secondary di Surabaya hingga mencapai 30 persen.

"Konsumen properti sekarang umumnya menyadari betul bahwa saat ini merupakan saat yang tepat untuk mendapatkan properti karena harganya sedang turun drastis. Adapun produk properti secondary yang banyak diminati konsumen adalah ruko (rumah toko), gudang dan rumah," tegas pria ramah senyum yang juga kolektor batik tulis ini.

Dampak lesunya ekonomi karena pandemi Covid-19 mendorong para pelaku bisnis mengurangi gerai di mal atau pasar modern dan memindahkan bisnisnya ke ruko atau gudang. Mereka ingin mengikuti tren penjualan online seperti sekarang disamping tetap mempertahankan penjualan offline.

"Alasan inilah yang membuat mereka mengincar ruko dan gudang sehingga produk-produk tersebut saat ini cukup diminati karena sesuai kebutuhan mereka," tandas Rudy.

Sumber : Beritasatu.com

Related Post